• Tutorial Photoshop

    Photoshop adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Cek disini tutorial untuk menguasainya...

  • Tutorial CorelDraw

    Coreldraw adalah sebuah editor grafik vektor yang dikembangkan oleh Corel, cek disini tutorial untuk menguasainya....

  • Software Grafis

    Software Grafis adalah perangkat lunak yang memudahkan berbagai seniman digital untuk menyempurnakan karyanya. Download disini software Grafis yang anda cari....

  • WPAP

    Wedha's Pop Art Portrait. Seni Pop asli Indonesia, Lestarikan budaya kita!...

Tampilkan postingan dengan label Text Effect PS. Tampilkan semua postingan

Membuat Text 3D dengan Photoshop


Step 1


Buat dokumen baru di Photoshop (Ctrl+N), ukuran 1000x1000 pixels, resolusi 300 DPI, dan mode warna RGB.






Step 2


ganti warna layer 'Background' dengan warna #494949.






Step 3


Buat sebuah teks, dalam hal ini saya membuat 'EFFECTS' menggunakan font Bebas Neue. Kamu bebas untuk menggunakan teks lain, it's just a sample! :)






Step 4


Klik ganda layer 'effects' untuk membuka jendela Layer Styles. Kemudian klik gradient Overlay pada Layer Styles : ubah blend mode menjadi Multiply, opacity menjadi 50% dan angle menjadi -65. Jika sudah, klik Ok untuk keluar dari jendela Layer Styles.






Step 5


Pada Layer Palette, klik ikon Add New Layer untuk membuat layer baru, beri nama layer baru dengan 'awal'. Kemudian tekan Ctrl+Klik pada thumbnail layer 'effects' untuk mengambil seleksi bentuk pada layer tersebut. Sementara seleksi aktif, klik kembali layer 'awal', tekan tombol D di keyboard untuk mengubah warna dasar menjadi hitam putih lalu tekan Alt + Delete untuk mengisi layer 'awal' dengan warna hitam.






Step 6


Duplikat layer 'awal' dengan menekan tombol Ctrl+J di keyboard, beri nama layer hasil duplikasi dengan 'akhir' dan posisikan layer 'akhir' seperti gambar dibawah. Jika sudah, drag layer 'awal' dan 'akhir' dibawah layer 'effects' (lihat gambar). Saya sengaja meng-hide layer 'effects' agar kita bisa melihat posisi layer 'awal' dan 'akhir' dengan jelas.






Step 7


Sekarang duplikat layer 'awal' berkali-kali dengan menekan tombol Ctrl+J sebanyak 15 kali (untuk 15 hasil duplikasi).






Step 8


Kemudian pada layer palette, klik layer 'akhir', tahan Shift di keyboard lalu klik layer 'awal' untuk menyeleksi layer-layer tersebut di layer palette. Jika sudah, klik kanan pada salah satu layer dan pilih Link Layers. Kamu akan melihat akan ada tanda rantai pada layer-layer yang diseleksi tadi.


Sementara semua layer tadi aktif dan nge-link, klik ikon Distribute Vertical Center kemudian klik ikon Distribute Horizontal Center untuk membuat layer-layer tadi tersusun sedemikian rupa. Lalu tekan tombol Ctrl+E untuk menggabungkannya dan ubah nama layer hasil penggabungan tadi menjadi 'shadow'.







Step 9


Klik layer shadow di layer palette, kemudian pilih Filter > Blur > Motion Blur, dan atur nilai pada jendela Motion Blur seperti gambar dibawah.






Step 10


Tekan dan tahan tombol Shift+tanda panah atas kemudian Shift+tanda panah kiri untuk membuat teks bergeser 10 px kebagian atas dan kiri (lihat gambar dibawah).






Step 11


Ubah blend mode layer 'shadow' menjadi Multiply dan Opacity menjadi 40%.






Step 12


Duplikat layer 'shadow', pada layer 'shadow copy' berikan juga efek motion blur sekali lagi. Tapi kali ini nilai distance-nya dirubah menjadi 70%






Step 13


Langkah selanjutnya, buat sebuah layer baru diatas layer 'Background' dan beri nama dengan 'lighting'. Pada layer 'lighting' berikan warna gradasi hitam ke putih dengan Gradient Tool (G) dan atur arahnya seperti gambar dibawah. Jika sudah, ubah blend mode-nya menjadi Overlay dan opacity-nya menjadi 50%.






Step 14


Sekarang kita kembali ke layer 'effects', klik ganda layer tersebut untuk membuka jendela Layer Styles. pada jendela Layer Styles, pilih Bevel and Emboss dan atur nilai-nilainya seperti gambar dibawah.






Step 15


Masih pada jendela Layer Styles untuk layer 'effects', klik pada Pattern Overlay. Kemudian klik tanda panah seperti yang diillustrasikan digambar dibawah untuk mendapatkan pattern dengan katagori Artist Surfaces. Pada contoh kasus ini, klik pada pattern bernama Washed Watercolor Paper. Ubah blending mode pada Pattern Overlay menjadi Multiply dan Opacity menjadi 75%.







Step 16


Terapkan juga efek Pattern Overlay pada layer 'Background'. Tapi kali ini pilih pattern dengan nama Hard Charcoal Light. Ubah juga blending mode menjadi Multiply dan Opacity menjadi 75%, jika sudah klik Ok untuk keluar dan jendela Layer Styles.






Hasil Akhir




Source : DesainStudio.com 

Text Effect Futuristik dengan Photoshop



Di tutorial Photoshop dari DesainStudio ini, kita akan membahas bagaimana membuat teks abstract bergaya futuristik. Jenis teks seperti ini mungkin sering kamu jumpai di media-media yang mengangkat kesan futuristik didalamnya, seperti poster film misalnya. Untuk langkah pembuatannya, sangat mudah! Tidak ada tehnik spesial yang akan digunakan, hanya trik-trik standar yang bahkan pemula sekalipun bisa mencobanya. Langsung saja kita masuk kepada step by step cara pembuatannya. Selamat mencoba, semoga bermanfaat!





Langkah 1
Buat dokumen baru, atur lebar menjadi 800px dan Tinggi 600px.






Langkah 2

Isi kanvas dengan warna hitam, kemudian buat teks "DESAIN" dengan warna putih, saya
menggunakan font Futura, sesuaikan saja ukurannya seperti gambar dibawah.







Langkah 3

Tekan Ctrl+E di Keyboard, sehingga layernya dimerge menjadi satu.





Langkah 4

Pilih Filter>Distort>Wave. Atur poin-poinnya seperti illustrasi dibawah, Jika sudah, tekan OK.





Langkah 5

Selanjutnya pilih kembali Filter>Pixelate>Fragment, sehingga hasilnya akan terlihat seperti gambar dibawah





Langkah 6

Pilih lagi Filter>Style>Glowing Edges. Atur poinnya seperti gambar dibawah, klik OK.





Langkah 7

Langkah selanjutnya tekan Ctrl+A lalu Ctrl+C di keyboard untuk mengcopy, lalu Paste (Ctrl+V) di bagian Channel, setelah mengklik New Channel yg berada di sudut kanan bawah (lihat gambar dibawah), Channel baru secara otomatis dinamakan "Alpha 1".





Langkah 8

Kembali ke Layer Palette, klik icon New Layer kemudian pilih Select>Load Selection. Lalu buka channel palette Pilih "Alpha 1", sehingga muncul bagian yang terseleksi (lihat gambar dibawah), isi bagian yang terseleksi tersebut dengan warna putih menggunakan Paint Bucket Tool.





Langkah 9

Berikutnya Ctrl+J (untuk menduplikasi layer) di bagian layer Background sehingga muncul layer background copy, lalu pilih Filter>Blur>Gaussian Blur. Atur radiusnya menjadi 1.5 pixel, klik OK.





Langkah 10

Selanjutnya ketik teks STUDIO di keyboard, kemudian pilih Filter>Blur>Gaussian Blur. Atur
radiusnya menjadi 0.5 pixel, klik OK





Langkah 11

Buat layer baru, lalu pilih Filter>Render>Cluods, pastikan Foreground Putih dan Background nya hitam, Lalu double klik di bagian layer Clouds sehingga muncul jendela Layer Style, conteng pada bagian Gradient Overlay, atur seperti illustrasi dibawah.





Langkah 12

Ubah Blending Mode nya menjadi Screen dan turunkan Opacitynya menjadi 35 % Lihat hasilnya seperti gambar dibawah





Langkah 13

Masukkan gambar lingkar-lingkar cahaya (Bokeh) yang bisa kamu temukan disini. Sesuaikan ukurannya, klik Enter di keyboard





Langkah 14

Ubah Blending Mode layer bokeh menjadi Soft Light dan turunkan Opacitynya menjadi 85 %.





Langkah 15

Lalu pilih Image>Adjusments>Exposure. Atur pointnya seperti gambar dibawah





Hasil Akhir


Source : DesainStudio.com

Text Effect Beku dengan Photoshop


Pada tutorial TEXT Effect kali ini kita akan membuat TEKS MEMBEKU seperti di freezer kulkas ... 


Langkah-Langkahnya:



1. New File 



2. Beri warna Background hitam



3. Ketik teks dengan warna putih.



4. Beri efek Bevel and Emboss ( Size 25 ). 

freeze text


5. Buat New layer dan taruh di bawah layer text 



6. Aktifkan layer text, tekan Ctrl + E untuk merge down. 



7. Tekan Ctrl+M (Curves). 



8. Atur seperti gelombang longitudinal. 
titik A : 65 dan 191 
titik B : 126 dan 81 
titik C : 192 dan 221 



9. Ctrl+U dan tandai corolize (Hue : 200,Saturation : 40,Lighting : 0) 



10. Beri efek Inner Glow ( warna biru, size 8 ). 

freeze text


11. Ctrl+klik layer teks. 



12. Aktifkan Channel, pilih save selection. 



13. Aktifkan Alpha 1, Ctrl+D. 



14. Filter > Brush Stroke > Spatter (16,7). 



15. Filter > Artistic > Pain Daubs (8,7). 



16. Ctrl+Klik Alpha 1. 



17. Select > Modify > Contract (5 pixel). 



18. Save selection. 



19. Aktifkan Alpha 2 



20. Ctrl + D 



21. Filter > Brush Stroke > Spatter (16,7). 



22. Filter > Artistic > Pain Daubs (8,7). 



23. Ctrl + klik Alpha 2. 



24. Aktifkan Alpha 1, tekan delete. kemudian Ctrl+D.

freeze text


25. Rotate Canvas > 90 CW. 



26. Filter > Stylize > Wind. Tekan Ctrl+F. 



27. Filter > Sketch > Plaster (20,2). 



28. Filter > Stylize > Wind. 



29. Rotate Canvas > 90 CCW

freeze text


30. Tekan Ctrl+klik Alpha 1 



31. Aktifkan Layer teks, create a new layer dan beri warna foreground putih (Alt+Del). 



32. CTrl+D dan beri nama layer "Beku". 



33. Ctrl+J (Duplicate Layer) dengan opacity 50 %. 



34. Aktifkan layer Beku. 



35. Beri efek Drop Shadow. Hilangkan tanda use light global, Angle:90, 5-0-0 



36. Beri efek bevel & Emboss. Size:7, Angle:0-90, beri warna abu-abu pada palette warna paling bawah. 

HASILNYA: 

freeze text

Source : Ilmugrafis.com